• bg.jpg

Penghargaan Kota Sehat Ditunggu Pemko Padang Panjang

Padang Panjang, kominfo – Untuk mendapatkan Penghargaan “Kota Sehat” pada tingkat Nasional Kota Padang Panjang didatangi Tim Verifikasi dari Kementrian Kesehatan, yang nantinya akan menilai setiap sudut yang ada di Kota Padang Panjang dan berlangsung selama 2 hari yaitu 12-13 Oktober 2017.

Acara Kunjungan Tim Verifikasi Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2017, yang digelar di Hall Balaikota Padang Panjang, Kamis (12/10) itu dihadiri oleh Wakil Walikota dr. Mawardi, M.K.M, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten I Asrul, Staf Ahli Kota Padang panjang, Tim Verifikasi Kota Sehat, Tim Pembina Kota Sehat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Tim Pembina Forum Kota Sehat serta Kepala OPD se-Kota Padang Panjang.

Wakil Walikota Padang Panjang Mawardi mengatakan, Verifikasi Kota Sehat ini bertujuan untuk mewujudkan Kota yang sehat, aman, nyaman sehingga dapat dihuni oleh penduduk untuk mencari nafkah dan mendapatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kami Pemko Padang Panjang sudah mempersiapkan diri dari beberapa tahun lalu, mulai dari perangkat-perangkat OPD, unsur masyarakat, forum-forum yang terlibat, dan kami semua telah bersatu untuk mendapatkan penghargaan kota sehat ini,” kata Mawardi.

Lebih lanjut Mawardi menerangkan, Kota Padang Panjang telah menyediakan Truk-Truk Sampah, Bak-Bak Sampah serta telah tersedianya tempat mendaur ulang sampah. “Kita harus menjaga kondisi dan situasi agar kondusif yang artinya kita memberikan kenyamanan , kita berikan peluang u masyarakat merasakan alam yang sejuk segar dan sehat di Kota Padang Panjang ini.

“Dari 8 tatanan Kota Sehta yang ada di Kota Padang Panjang sudah mencapai 80%, kita berharap Kota Padang Panjang mendapatkan nilai yang baik serta mendapatkan penghargaan Kota Sehat,” harap Mawardi.

Sementara itu Ketua Tim Verifikasi dari Kementrian Kesehatan Donal Simanjuntak menerangkan verifikasi kota sehat dilakukan setelah adanya bahan penilaian yang dikirim oleh Pemko Padang Panjang ke Pemerintah Pusat.

“Ada delapan tatanan atau indikator yang kami nilai yaitu kawasan permukiman dan sarana prasarana umum, kawasan sarana tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi, kawasan hutan sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat. Selanjutnya, kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan kehidupan sosial yang sehat,” ujar Doni.

“Semuanya harus terpenuhi, sehingga bisa mendapatkan predikat kota sehat paling tinggi dari Kementerian Kesehatan, dan ada beberapa kriteria penilaiannya yaitu dimulai dari Unsur Kelembagaan dari Forum Kota (Masyarakat), serta tim Pembina dari Pemko sendiri (OPD terkait),” jelas Donal.

Donal Simanjuntak juga menambahkan, dilihat dari Unsur kelembagaannya kami akan menilai apakah aktif dalam kegiatannya, efektif, apakah seksi perencanaannya berjalan,laporan dinamikanya bagus, serta apakah dukungan dari Pemko kuat atau tidak di Kota Padang Panjang ini.

“Kegiatan ini juga berdampak kepada masyarakat dimana masyarakat akan mendapatkan udara yang segar, sejuk. Apalagi untuk “Lansia” akan mendapatkan kesehatan yang melebihi biasanya karena lingkungan kita bersih,” tutup Donal saat dikonfirmasi Media usai acara.

Disamping itu Ketua Pembina Kota Sehat Sonny Budaya Putra AP, M.Si menerangkan pelaksanaan Kota Sehat ini sudah sejak tahun 2006, pada Tahun 2007 Kota Padang Pnjang mendapatkan Penghargaan Swastisaba Wiwerda dan pada tahun 2009 sampai 2015 Kota Padang Panjang memperoleh penghargaan tertinggi yaitu Swastisaba Wistara.

“Kita berharap Kota Padang Panjang mendapatkan penghargaan kota sehat yang ke Empat kalinya dan ini merupakan persembahan terakhir untuk sebelum berakhirnya masa jabatan Walikota Padang Panjang dan Wakil Walikota Padang Panjang Periode 2013-2018 ini,” jelas Sonny.

“Namun yang terlebih penting dari penghargaan kota sehat ini adalah kebiasaan hidup sehat sudah tersosialisasi dan terimplementasi dengan baik serta menjadikan masyarakat yang sehat, cerdas dan berbudaya.

Penyerahan Cindera Mata serta Berfoto bersama menutupi acara Kunjungan Tim Verifikasi Kota Sehat Tingkat Nasional 2017 tersebut. (Release kominfo/cg)