• bg.jpg

Sawahlunto Tuan Rumah JPI 2017

PADANG - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar bakal melaksanakan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2017 yang dipusatkan di Area Camping Ground Kota Sawahlunto, 15 hingga 21 November 2017 mendatang . JPI ini merupakan program Dispora Sumbar dan Kemenpora RI yang mrngangkat tema Pemuda Indonesia Berani Bersatu.

"Selain itu untuk mentransformasikan nilai-nilai budaya bangsa yang berkonstribusi terhadap berkembangnya wawasan dan kreativitas pemuda dari daerah ke daerah tujuan dan sebaliknya," ujar Kadispora Sumbar H. Priadi Syukur, SH, MH, didampingi Kabid Pemberdayaan Pemuda Hj. Yulfina, SE Ak, MM, beberapa waktu lalu saat meninjau tempat pelaksanaan kegiatan.

Dikatakan Priadi, JPI ini bertujuan untuk membangun jaringan kerjasama dalam merintis dan mengembangkan kegiatan usaha produktif berbasis potensi sumber daya alam daerah,meningkatkan kesadaran dan rasa cinta tanah air melalui kegiatan penghijauan dalam rangka peduli lingkungan.

 

"Membangun keterampilan produktif sebagai bekal kemandirian pemuda,’’ucapnya.

Sedangkan, dasar penyelenggaraan, UU No.40/2009 tentang Kepemudaan, PP No.57/2015 tentang Kementerian Pemuda dan Olahraga, Permenpora No.1516 /2015 tentang Organisasi dan Tata kerja Kementerian Pemuda dan Olahraga. Dan Sk Menpora No. 1/2017 tanggal 09 Januari 2017 tentang Tuan Rumah peneyelenggara JPI 2017.

Hasil yang diharapkan, meningkatkan kapasitas dan kualitas sumberdaya pemuda dan masyarakat di daearh lokasi kegiatan. Transformasi nilai-nilai budaya bangsa antar pemuda dari seluruh daerah di Indonesia dan memberikan konstribusi terhadap kemandirian setempat. Sehingga, terbangunnya jaringan kerjasama antara pemuda dari daerah sehingga dapat mengembangkan usaha produktif yang berbasis sumber daya daerah.

Selain itu, meningkatkan kesadaran dan kepedulian pemuda terhadap pelestarian lingkungan. Berkembangnya keterampilan produktif pada diri pemuda sebagai bekal kemandirian.

Sementara, peserta JPI 2017 berjumlah 476 peserta utusan 34 provinsi se-Indonesia, serta terdapat pula Liaison Officer (LO) sebanyak 34 orang dan Pendamping 34 orang. Kegiatan JPI dibentuk dalam format kota yang diberi nama "Kuali Malangkuang" dan JPI diatur dalam struktur yang dipimpin seorang walikota. Walikota dibantu 4 orang Wakil Walikota untuk meningkatkan koordinasi antara kota, kecamatan dan kelurahan.

Maka dibentuk dewan kecamatan dan kelurahan, serta dibentuk Dewan Kelurahan (Dekel) terdiri dari unsur wakil-wakil kelurahan, unsur Dispora/Pemda, Wakil LO Kelurahan yang masing-masing diwakili sebanyak satu orang. Wilayah kota terdiri dari 8 kecamatan dan 34 kelurahan. Satu kecamatan terdiri atas 4 hingga 5 kelurahan (4/5 provinsi pasangan daerah tujuan) dan 1 kelurahan terdiri dari satu group pasangan provinsi.

Arah kegiatan, kegiatan JPI 2017 diarahkan pada upaya pencapaian tujuan pemberdayaan dan pengembangan generasi muda dalam pembangunan bangsa Indonesia adalah menyiapkan kader-kader penerus cita-cita perjuangan bangsa dan manusia pembangunan yang berjiwa Pancasila yang meliputi ranah, spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisikal. Yang juga dalam pembentukan pemuda yang berkarakter, berakhalak mulia dan mandiri.

Sifat kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan Kreatif, Rekreatif, Produktif, Inovatif, Kompetitif. Sedangkan jenis kegiatan, umum dan keagamaan. Kegiatan pokok dilaksanakan Upacara Pembukaan JPI 2017 Kamis (16/11) sekitar pukul 07.00 -12.00 WIB di Lapangan ACG. Penutupan JPI, Senin (20/11) sekitar pukul 20.00 WIB.

Di sisi lain, maksud dilaksanakan JPI 2017 ini untuk merajut dan menjalin tali silaturahmi, meningkatkan rasa nasionalisme pemuda terhadap NKRI, serta meningkatkan keterampilan dan kemandirian pemuda yang dilandasi semangat nasionalisme. Selain itu JPI ini dimaksudkan sebagai ajang mempertemukan para pemuda seluruh Indonesia, sekaligus menjadi wadah perkenalan. Serta, wadah persahabatan dan tempat bertukar gagasan-gagasan kepemudaan dalam kaitan dan perannya membangun Indonesia yang maju dan modern

JPI merupakan pertemuan akbar para pemuda seluruh Indonesia yang dilakukan satu kali setahun sebagai ajang untuk mengimpun dan bertukar pikiran. Kemudian gagasan tentang kepemudaan terkait permasalahan-permasalahan aktual guna menatap persaingan global. Pada JPI tahun ini, Sumbar mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggara acara pemuda terbesar ini. Hal tersebut didasarkan SK Menpora RI No.1 /2017 tanggal 9 Januari 2017 tentang Tuan Rumah Penyelenggara JPI 2017.

JPI merupakan suatu bentuk kegiatan yang dirancang bagi pemuda-pemudi se-Nusantara untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, pemahaman keanekaragaman seni budaya, menepuk rasa kesatuan dan persatuan bangsa. Serta meningkatkan keterampilan dan melatih kreativitas menuju Indonesia Negara Maju 2025. Para pemuda yang menjadi peserta JPi ini dituntut untuk mampu mengembangkan diri, berbaur antara pemuda dari berbagai latar belakang suku, agama, ras dan ideologi. Kemudian mampu menjadikan perbedaan tersebut sebagai tali pemersatu dan penguat sikap kebersamaan dalam membangun komunitas Indonesia yang maju dan modern. (Mul)