• bg.jpg

Kafilah Bukittinggi Siap Hadapi MTQ KE-37 Sumbar

Bukittinggi siap hadapi MTQ ke 37 Propinsi Sumbar di Padang Pariaman. MTQ akan berlangsung awal November 2017. Selama lebih kurang enam bulan pembinaan sudah intens dilakukan. Bukittinggi menargetkan, prestasi empat besar dicapai.

Demikian tegas Wakil Walikota Bukittinggi Irwandi dalam Dialog Info Lintas Sektoral bersama RRI Bukittinggi, Kamis (26/10) di LPP RRI Bukittinggi.

Kafilah Bukittinggi berjumlah 47 orang dan didampingi 38 official, sehingga total kontingen Bukittinggi mencapai 85 orang. Menurut Irwandi yang juga Ketua LPTQ Kota Bukittinggi, rekrutmen diawali dari MTQ tingkat kecamatan dan pondok-pondok Al Qur'an yang ada di Bukittinggi. Irwandi memastikan semua kontingen berasal dari anak kemenakan warga Bukitinggi. Agar kontingen kita berangkat dengan bangga.

Lebih lanjut Irwandi mengatakan TC penuh telah dilaksanakan empat kali. Tinggal satu lagi TC terakhir menjelang keberangkatan. Untuk pelaksanaan TC didatangkan pelatih baik dari lokal dan luar daerah. Tahun ini benar-benar intens penyiapan kafilah mulai dari kesiapan teknis dan non teknis.

“Sekarang bisa dikatakan 90% sudah siap berangkat. Tinggal bagaimana anak kontingen berjuang. Kita punya target agar prestasi punya kebanggaan warga kota. Kita optimis dengan target, kalau di Sawahlunto kita rengking 7, tahun ini target masuk empat besar.”

Irwandi mengungkapkan rekrutmen awal kafilah secara terbuka, artinya setelah MTQ tingkat kecamatan dan MTQ Kota diseleksi lahi. Memang ada perubahan yang terjadi. Pelatihan Dimulai dengan pelatih yang disiapkan LPTQ. Termasuk ditambah dengan pelatih yang berkualitas. Memang sebagian besar pelatih dari Propinsi dan didatangkan ke Bukittinggi. TC dilakukan dengan menginapkan kafilah di hotel. Seperti di Pusako dan Parai Hotel. Irwandi memastikan anggota kafilah agar nyaman dan tidak punya beban psikologis. Untuk itu disiapkan semua mulai dari gizi dan kesiapan mental. Dukungan semua pihak juga nampak. Karena demi tercapainya target empat besar tahun ini.

Irwandi yakin setiap kontingen kafilah pasti ingin menang. Semangat optimisme harus kuat. Persiapan yang dilaksanakan tahun ini jauh lebih intens dari tahun lalu. Karena itu besar harapan kita Bukitinggi jadi terbaik tahun ini.

“Kenapa pemko berkosentrasi tinggi demi MTQ, karena sesuai dengan visi dan misi yang diusung pemko. Dengan berlandaskan kepada adat dan budaya terwujud kota Bukittinggi sebagai kota pendidikan kesehatan perdagangan dan jasa. Kita ingin masyarakat Bukittinggi lebih islami. Disampingnya mengejar prestasi juga implementasi Al Qur'an bapa dalam kehidupan sehari-hari. Banyak tantangan di era globalisasi yang harus dihadapi dan sikapi. Bagiamana kita menyiapkan generasi kedepan yang lebih islami dan beriman bertaqwa. Berikan perhatian lebih kepada masyarakat dan lembaga keagamaan, termasuk guru nya garin masjid.”

Bukitinggi tidak akan pernah memberikan ijin bagi publik, diskotik. Pelanggaran akan dirazia oleh tim SK4. Antisipasi yang paling ampuh adalah membangun suasana islami di Bukittinggi. Irwandi mengharapkan selama pelaksanaan MTQ masyarakat juga ikut memakai pakaian muslim. Walaupun kota kita terbuka, tapi Kita tetap menekan efek negative dan perlu dukungan dari masyarakat. Target utama MTQ supaya pemahaman kandungan Al Qur'an bisa lebih terlaksana dan diamalkan. Suasana teduh selalu terjadi. Sehingga potensi konflik jauh dari Bukittinggi.

Sementara Zulfikar Sekretaris LPTQ mengatakan ada tujuh cabang lomba yang akan diikuti yaitu Tilawah, Tartil, Tahfidz, Khutbah Jumat, Kitab Standard an Kaligrafi. TC difokuskan kepada kafilah yang akan berangkat. Sebelum berangkat dilakukan TC pemantapan terakhir dengan simulasi untuk melihat sejauh mana kesiapan untuk masing masing cabang. Menurut Zulfikar Kafilah tahun 2017 ini memang ada kafilah tahun 2015 di Sawahlunto sudah ikut, selama persyaratan ketentuan LPTQ masih terpenuhi akan tetap diikutkan. Dalam rapat teknikal meeting, menurut Zulfikar, sudah ada kepastian kafilah yang juara satu propinsi langsung mewakili sumbar untuk ketingkat nasional. Sebagai pemacu semangat memberikan yang terbaik bagi Bukitinggi. (fika)