• bg.jpg

Kafilah MTQ Bukittinggi dilepas secara resmi

Jumat (03/11), 81 kontingen Kota Bukittinggi dilepas secara resmi. Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias langsung melepas rombongan di Hall Balaikota Bukittinggi. Turut hadir Wakil Walikota Bukittinggi selaku Ketua LPTQ Bukittinggi dan Forkopinda Kota Bukittinggi.

Kabag Kesra Kota Bukittinggi Zulfa Akmal melaporkan Kafilah Kota Bukittinggi berjumlah 47 orang dengan 34 official. Kafilah terdiri dari Tilawah Kanak-kanak 2 orang, Tilawah Anak-anak 2 orang, Tilawah Dewasa 2 orang, Qiraat Sab’ah 2 orang, Cacat Netra 1 orang, Tartil Dasar 2 orang, Tartil Menengah 2 orang, Tartil Umum 2 orang, Hafiz 1 juz dan Tilawah 2 orang, Hafiz 1 juz non Tilawah 2 orang, Hafiz 5 juz dan Tilawah 2 orang, Hafiz 5 juz non Tilawah 2 orang, Hafiz 10 juz 2 orang, MFQ 6 orang, MSQ 3 orang, Khutbah Jumat dan Azan 2 orang, Khat Kontemporer 1 orang, Khat Dekorasi 1 orang, Khat Hiasan 2 orang, Khat Naskah 2 orangbdan Kitab Standar 2 orang.

Tahun ini menurut Zulfa Akmal, persiapan Kontingen Bukittinggi cukup matang. Pada 19 Februari lalu dilakukan seleksi awal di MAN Model Gulai Bancah, lalu 12 Maret seleksi lagi di Ponpes Baiturridwan, 6 Agustus seleksi ketiga di MAN Model Gulai Bancah dan seleksi akhir pada 13 Agustus di MAN Model Gulai BAncah. Tanggal 20 Agustus dilakukan TC pertama di MAN Model Gulai Bancah, 10 September di Ponpes Baiturridwan, 17 September masih di Ponpes Baiturridwan, 29 September s/d 01 Oktober di Parai Hotel da TC terakhir tanggal 28-31 Oktober di Mangkuto Hotel Payakumbuh.

Setelah dilepas secara resmi hari ini lanjut Zulfa Akmal, kontingen Bukittinggi akan diterima Panitia MTQ pukul 14.00 WIB di lokasi pemondokan. Yaitu di Jalan Pattimura no. 6 Kelurahan Jawi-Jawi I Simpang SIanik Kota Pariaman. MTQ Propinsi Sumbar ke 37 itu sendiri akan berlangsung dari tanggal 3-10 November 2017.

Sementara Walikota Bukittinggi Ramlan Nuramtias mengucapkan terima kasih atas kerja keras LPTQ dan Kemenag serta SKPD terkait dalam mempersiapkan kafilah. Ramlan berharap hasil lebih baik dapat kita capai. Sehingga membanggakan kota Bukittinggi dan menjadi obat atas musibah yang kita hadapi.

Ramlan berpesan kepada official untuk menjaga kafilah dan menjaga kesehatan. Ramlan mengharapkan hasil terbaik, tidak harus nomor satu, tapi hasil terbaik atas kerja keras kita mempersiapkan kafilah asli Bukittinggi. Semoga MTQ berjalan lancar dan kembali dengan hasil yang membanggakan.

Wako Ramlan pun meminta doa dari kafilah untuk menghadapi musibah kebakaran yang baru terjadi. Ramlan kembali mengatakan belum duduknya trmpat penampungan untuk 1124 pedagang. Dampak kebakaran juga bagi pedagang kaki lima. Berat memang yang kita hadapi. Padahal pemko sedang memperbaiki wajah pasar atas. Tahun depan memperbaiki atap dan keramik. Tapi Allah berkehendak lain.

“Tentu tidak mungkin penampungan tidak kita bangun. Sehingga pedagang bisa berdagang kembali dan dapat rezeki. Jika kita paksakan di Jam Gadang dan sekitarnya tidak muat. Besok rencana akan bertemu dengan wakil Presiden di Padang untuk mencarikan jalan ke luar,” tutupnya. (fika)