• bg.jpg

Proyek Normalisasi Batang Limau Terkesan Lamban

PADANG PARIAMAN – Pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Sumbar menyesalkan mengerjakan proyek normalisasi dan penguatan tebing Batang Limau, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, lamban. Sudah dua bulan berjalan realisasi masih sekitar 11 persen, padahal seharusnya sudah selesai 20 persen. Namun demikian kontraktor berjanji akan menyelesaikan sesuai dengan kontrak kerja yakni 180 hari sejak 9 Mei lalu.

“Kami sarankan rekanan memperbaharui skedul pengerjaan supaya target dapat dicapai,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar, Yulfitni Djasiran, Rabu (2/8).

Yulfitni menekankan proyek dengan anggaran sekitar Rp3 miliar lebih itu dikerjakan sesuai dengan perencanaan. Sehingga apa yang diharapkan masyarakat dapat terwujudkan.

Direktur PT Alindo Persada Lima, Azhari Fuadi mengatakan, persentase pengerjaan proyek hingga sekarang memang masih sedikit, hal itu disebabkan Ramadhan lalu pihaknya tidak bisa bekerja maksimal.

“Kemudian juga terkendala karena ganti rugi lahan yang belum dibayarkan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Padang Pariaman,” katanya.

Camat Sungai Limau, Defriatos mengatakan, soal pembebasan lahan untuk proyek tersebut sudah selesai.

“Semua warga sudah menandatangani surat pembebasan lahan,” ujarnya.

Hanya saja ganti rugi belum diberikan oleh BPN. Meski demikian warga tidak begitu menghambat pembangunan, karena sebelumnya sudah disosialisasikan.

Ketua Bamus Nagari Sungai Limau, Mansurdin mengatakan, warga berharap pengerjaan proyek cepat selesai. Warga berencana kalau sudah selesai akan mengelola ikan larangan di sana. “Sesekali akan digelar lomba mancing,” ujarnya.(Ht)