Lisda Minta Pemerintah Pastikan Stock Pangan Tersedia dan Harga Terjangkau

72

MEDIASUMBAR | JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni, menegaskan kepada pemerintah agar dapat memastikan stock dan harga pangan selama bulan suci Ramadhan 1443 H, terjangkau serta tidak langka. Hal ini menurut Lisda, dikarenakan Ramadhan tahun ini masih berada ditengah suasana Pandemi Covid-19, yang mengakibatkan daya beli serta ekonomi masyarakat menurun.

“Ini adalah Ramadhan kedua di Indonesia ditengah Pandemi. Meski tahun ini lebih baik, karena dalam masa pemilihan ekonomi, namun kami menegaskan agar pemerintah dapat memastikan stock pangan tersedia dan harganya terjangkau, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang,” ungkap Anggota Fraksi Nasdem tersebut.

Hal ini disampaikan Lisda, mengingat adanya propaganda kelangkaan minyak goreng yang terjadi di Indonesia beberapa waktu silam.

“Jangan sampai nanti, bahan pangan jadi langka, seperti yang kemarin (minyak goreng). Tiba-tiba cabe langka, bawang langka, sehingga mengakibatkan lonjakan harga dan masyarakat menjerit karena ekonomi yang masih lemah ditengah pandemi,” jelasnya.

Lisda meminta pemerintah agar berperan aktif terhadap stock dan harga pangan, dan responsif jika adanya kenaikan harga yang akan membebani masyarakat. Petugas juga diharapkan dapat langsung turun untuak memantau harga di Pasar-pasar tradisional ataupun pasar semi modern.

“Jika ada gelagat harga akan naik, pemerintah harus segera responsif dengan turun ke pasar atau pun menggelar pasar murah. Selain itu juga diharapkan adanya pemantauan bersama dengan petugas BPOM, agar menindak pedagang nakal yang menggunakan bahan terlarang kepada dagangan,” tegasnya.

Sementara itu, kepada masyarakat Lisda juga berharap agar dapat memanfaatkan momentum Ramadhan dengan meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

“Mari kita bersama menjalankan Ibadah puasa dengan khusyuk dan hikmad, dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Saling membantu terutama kepada masyarakat kita yang saat ini masih dilanda masalah ekonomi karena pandemi. Semoga amal ibadah kita selama bukan Ramadhan diterima oleh Allah SWT, Aamiin,” ujarnya.